dakwatuna.com – Riyadh. Mufti Besar kerajaan Arab Saudi, Shaikh Abdul Aziz Al-Shaikh, membantah upaya menghubungkan antara berdirinya ISIS (Negara Islam di Irak dan Syam) dengan Ahlussunnah Waljamaah (Sunni) dan Salafi. Seperti diberitakan Al-Watan, Senin (9/3/2015) hari ini.
Beliau mengatakan, “Orang yang mau melihat kondisi mereka dengan seksama, pasti akan berkesimpulan bahwa mereka adalah kelompok penjahat yang sengaja datang untuk membuat kerusakan. Tidak mungkin mereka berasal dari Ahlussunah Waljamaah.”
Beliau juga mengritik keras tindakan-tindakan ISIS yang terlihat sangat mudah dalam membunuh dan menumpahkan darah. “Mereka menumpahkan darah, merampas harta, dan meninjak-injak kehormatan. Sikap mereka sangat keras, darah manusia sangat murah di mata mereka. Sangat mudah bagi mereka membunuh dan memotong leher. Tindakan mereka menunjukkan kerasnya hati mereka.” (msa/dakwatuna)
Redaktur: M Sofwan
Beri Nilai: