dakwatuna.com – Hebron. Otoritas penjajah Israel dan pemukim ilegal Yahudi melarang warga Palestina untuk melakukan renovasi masjid Al-Barakah, yang merupakan salah satu masjid yang berada di Old City, Al-Khalil (Hebron).
Sebagaimana yang dilansir oleh kantor berita Anbaul Wathan, Direktur Wakaf di Al-Khalil, Jamil Abu Daud mengatakan, “Para tentara penjajah dan pemukim Yahudi melarang para pekerja dari Komite Rekonstruksi Al-Khalil untuk merenovasi masjid Al-barakah yang terletak di kawasan As-Sahlah, Old City. Mereka juga melarang muadzin dan takmir masjid tersebut memasang kunci gembok di pagar bagian luar masjid.
Jamil kemudian menambahkan, bahwa masjid ini ditutup karena kecemasan Israel dari meletusnya intifadhah ketiga, mereka juga menutup kawasan As-Sahlah yang terletak di Old City, kota Al-Khalil. Tindakan penutupan seperti ini menurut Jamil bertentangan dengan hukum agama samawi dan UU Internasional. (msy/imo/dakwatuna)
Redaktur: Muh. Syarief
Beri Nilai: